Mahasiswa dan dosen Program Studi Sarjana (S1) Keperawatan STIKES Maranatha Kupang melaksanakan kegiatan kampanye antikorupsi di area Car Free Day (CFD) Kota Kupang, Sabtu (29/11/2025). Aksi ini merupakan implementasi nyata dari mata kuliah Pendidikan Anti Korupsi dan bertujuan menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab sejak dini kepada mahasiswa sebagai agen perubahan.
Edukasi Publik Lewat Poster Kreatif
Kampanye ini melibatkan total 329 mahasiswa S1 Keperawatan serta dosen pendamping. Mereka bergerak membawa berbagai poster edukatif dengan pesan kuat terkait pencegahan tindak korupsi. Materi yang disampaikan antara lain ajakan menolak praktik pungutan liar (pungli), pentingnya transparansi dalam pelayanan publik, dan komitmen kolektif untuk membangun budaya antikorupsi di tengah masyarakat.
Koordinator kegiatan yang juga merupakan Dosen Koordinator Mata Kuliah Pendidikan Anti Korupsi, Fransita M. Fiah, S.Kep., MH.Kes, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan teori langsung di tengah masyarakat.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah melahirkan generasi pembawa perubahan yang peka terhadap isu antikorupsi. Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi perlu mengimplementasikannya, salah satunya dengan mengampanyekan budaya antikorupsi kepada masyarakat luas,” ujar Fransita.
Ia menambahkan, inisiatif ini juga merupakan bagian dari implementasi kurikulum yang berorientasi untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Respons Positif dari Masyarakat
Salah seorang perwakilan mahasiswa peserta kampanye mengungkapkan manfaat yang mereka rasakan. “Kami tidak hanya berdiam di kelas; kami harus keluar dan terlibat langsung. Meskipun kami mahasiswa kesehatan, kami merasa penting untuk ikut serta dalam kampanye antikorupsi ini,” tuturnya. Ia berharap kegiatan ini dapat menyadarkan mahasiswa dan mendorong masyarakat untuk lebih peka serta menciptakan budaya antikorupsi.
Respons dari masyarakat yang hadir di CFD sangat positif. Banyak pengunjung terlihat antusias berhenti untuk membaca materi kampanye, berdiskusi dengan mahasiswa, dan menyatakan dukungan terhadap gerakan tersebut. Suasana kampanye berjalan tertib, interaktif, dan penuh semangat.

Melalui kampanye ini, STIKES Maranatha Kupang berharap dapat berkontribusi dalam membangun generasi muda yang bersih, jujur, dan berkomitmen untuk memerangi korupsi, mulai dari lingkungan terdekat hingga lingkup nasional. Keterlibatan mahasiswa dari latar belakang kesehatan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pesan antikorupsi ke lebih banyak lapisan masyarakat.
Kegiatan ditutup secara simbolis dengan pembacaan deklarasi komitmen antikorupsi oleh seluruh mahasiswa peserta.
Kontributor: Flavianus Riantiarno





