Kupang, 18 Juni 2025 — STIKes Maranatha Kupang mengambil bagian dalam Workshop Integrasi Vaksin Baru dalam Kurikulum Pendidikan Keperawatan, yang diselenggarakan oleh PPNI NTT bekerja sama dengan UNICEF dan Dinas Kesehatan Provinsi NTT di Hotel Sotis, Kupang.
Rombongan STIKes Maranatha dipimpin oleh Flavianus Riantiarno, S.Kep.,Ns.,M.Kep, selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik, bersama tim dosen dari Program Studi Sarjana dan Diploma III Keperawatan. Tim tersebut terdiri dari: Juandri Tusi, S.Kep.,Ns.,M.T; Saverinus Suhardin, S.Kep.,Ns.,M.Kep; Yohana S. Setu, S.Kep.,Ns.,M.Kep; Veronika Yunitasari, S.Kep.,Ns.,M.N.Sc; Priyati Rihi, S.Kep.,Ns.,M.Kep; dan Kurnia B.Y. Pellandou, S.Kep.,Ns.,M.Kep.
Dorong Relevansi Kurikulum dengan Kebutuhan Terkini
Flavianus Riantiarno menyambut positif kegiatan ini sebagai langkah penting dalam menyelaraskan kurikulum keperawatan dengan perkembangan ilmu dan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, informasi tentang vaksin-vaksin baru seperti PCV, HPV, dan Rotavirus, serta strategi pelaksanaan imunisasi di lapangan, perlu segera masuk ke dalam pembelajaran formal di kampus.
“Workshop ini sangat bermanfaat untuk pengembangan kurikulum yang lebih relevan, baik dengan kebutuhan masyarakat maupun harapan para pemangku kepentingan di bidang kesehatan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kerja sama antara PPNI NTT, UNICEF, dan Dinas Kesehatan Provinsi NTT yang telah memfasilitasi forum diskusi produktif tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas kegiatan yang positif ini. Semoga kerja sama semacam ini terus berlanjut dalam bentuk yang lebih luas,” tambahnya.
Komitmen STIKes Maranatha Hasilkan Lulusan Berkualitas
Flavianus berharap keikutsertaan dosen-dosen dari STIKes Maranatha dalam kegiatan ini dapat memperkaya perspektif akademik, terutama dalam hal pengembangan materi pembelajaran dan pendekatan kurikuler yang adaptif.
“Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari workshop ini bisa diterapkan secara nyata dalam proses pengajaran, sehingga mendukung tujuan akhir kami: menghasilkan lulusan keperawatan yang kompeten, tangguh, dan responsif terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

Pembukaan Kegiatan Penuh Semangat Kolaboratif
Kegiatan workshop resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg. Iien Adriany, M.Kes, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya membentuk tenaga kesehatan yang percaya pada vaksin dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Turut hadir dan memberikan sambutan antara lain Ketua DPW PPNI NTT, Dr. Aemilianus Mau, S.Kep.,Ns.,M.Kep, serta Health Officer UNICEF Perwakilan NTT-NTB, dr. Alfian Munthe, yang mewakili Kepala Perwakilan UNICEF. Ketiganya sepakat bahwa dunia pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam menanamkan pemahaman ilmiah dan sikap positif terhadap imunisasi sejak dini kepada calon tenaga kesehatan.
Acara pembukaan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif, dengan harapan besar agar hasil kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata bagi kualitas pendidikan keperawatan di NTT.
Penulis: Saverinus Suhardin





